Sabtu, 13 April 2013

Kisi-kisi (Cakupan Materi) Olimpiade Sains Nasional Guru (OSN Guru)/Kimia

osn logoBerikut ini Kisi-kisi Materi Olimpiade Sains Nasional Guru (OSN Guru) serta Informasi Penyelenggaraan OSN Guru Tahun 2013 (Persyaratan Peserta dan Waktu Penyelenggaraan).

Cakupan Materi OSN Guru – Kompetensi Pedagogik
  1. Pemahaman peserta didik secara mendalam:
    • merancang pembelajaran, termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran:
      pemahaman landasan kependidikan;
    • menerapkan teori belajar dan pembelajaran;
    • menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik, kompetensi yang ingin dicapai, dan materi ajar;
    • serta menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih
  2. Pelaksanaan pembelajaran memiliki:
    • menata latar (setting) pembelajaran; dan
    • melaksanakan pembelajaran yang kondusif.
  3. Rancangan dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran:
    • merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode;
    • menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning); dan
    • memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum.
  4. Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya:
    • memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi akademik; dan
    • memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik.

Cakupan Materi OSN Guru – Kompetensi Profesional (Akademik) OSN Guru Kimia SMA
  1. Struktur atom dan sistem periodik unsur:
    Struktur atom menurut hipotesa Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom, dan proses pembentukan ikatan ion, kovalen, koordinasi,dan ikatan logam dan sifat fisika senyawa.
  2. Stoikiometri:
    Senyawa anorganik dan organik, gugus ikatan senyawa organik, persamaan reaksi senyawa karbon, Hukum Proust dan aplikasinya dalam menyelesaikan persamaan reaksi, konsep mol dan penerapannya pada perhitungan dalam reaksi kimia.
  3. Larutan:
    Pengelompokan larutan nonelektrolit dan elektrolit berdasarkan data percobaan, konsep oksidasi-reduksi dalam reaksi kimia dan hubungannya dengan tata nama senyawa, aplikasi konsep oksidasi-reduksi dan tata nama senyawa dalam reaksi kimia.
  4. Senyawa Hidrokarbon:
    Sifat-sifat khas atom karbon dalam membetuk rantai ikatan hidrokarbon, gugusan alkana, alkena, alkuna, alkil dan alkaloid, proses pembentukan minyak bumi, teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta aplikasinya, dan pemanfaatan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pangan, sandang, papan, perdagangan, seni dan estetika.
  5. Atom dan molekul:
    Tingkat energi atom hidrogen menurut teori atom Bohr, konfigurasi elektron menurut teori kuantum, teori pasangan elektron di sekitar atom dan hibrasi serta aplikasinya dalam meramalkan bentuk molekul.
  6. Energi dalam reaksi kimia dan pengukurannya:
    Perubahan entalpi pada reaksi eksoterm dan reaksi endoterm, menggunakan Hukum Hess, perubahan entalpi standar dan energi ikatan untuk menentukan perubahan entalpi.
  7. Kinetika reaksi dan keseimbangan kimia:
    Laju reaksi dan faktor- faktor yang menentukan laju reaksi, teori tumbukan dan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi serta aplikasinya, keseimbangan dan faktor-faktor penentu pergeseran keseimbangan, aplikasi konsep keseimbangan reaksi dalam menentukan hubungan kuantitatif pereaksi dan hasil reaksi, aplikasi konsep keseimbangan reaksi dalam kehidupan sehari-hari dan industri.
  8. Sifat-sifat asam basa dan pengukurannya:
    Asam, basa dan garam, penentuan pH larutan, penentuan jumlah pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit dari hasil titrasi, larutan penyangga dan hidrolisis, pemanfaatan perubahan pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis, pemanfaatan sifat-sifat larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup, penggunaan pH larutan hidrolisis untuk menentukan jenis garam terlarut, dan Penerapan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk memprediksi endapan suatu reaksi.
  9. Koloid dan penerapannya:
    Penggunaan bahan-bahan lokal untuk membuat berbagai sistem koloid, dan pengelompokan sifat-sifat koloid dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
  10. Sifat Koligatif larutan:
    Penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis sebagai sifat koligatif larutan, dan perbandingan sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit yang konsentrasinya sama.
  11. Oksidasi-reduksi:
    Penerapan konsep oksidasi-reduksi dalam sistem elektrokimia untuk mencegah korosi, proses oksidasi-reduksi dalam sel elektrolisis, dan Penerapan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit.
  12. Unsur-unsur penting, karakteristik, manfaat dan bahayanya:
    Kandungan unsur-unsur utama dan transisi dalam berbagai produk, (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna, kelarutan, kereaktifan, dan sifat khusus lainnya) sebagai penentu kecendrungan sifat fisik dan kimia unsur utama dan unsur transisi, manfaat, dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari, dan unsur-unsur radioaktif, manfaat dan bahayanya.
  13. Senyawa organik dan makromolekul:
    Struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, kegunaan, dan identifikasi senyawa karbon (halo alkana, alkanol, alkoksi alkana, alkanal, alkanon, asam alkanoat, dan alkil alkanoat), struktur, cara penulisan, tata nama, sifat, dan kegunaan benzena dan turunannya, struktur, tata nama, penggolongan, sifat dan kegunaan makromolekul (polimer, karbohidrat, dan protein), dan struktur, tata nama, penggolongan, sifat, dan kegunaan lemak.

Tidak ada komentar: