Selasa, 02 Desember 2014

Ini Alasan Sering Mengonsumsi Mentimun

Rendah kalori, juga kaya serat, nutrisi dan antioksidan.


Mentimun, Anda tentu sudah tak asing dengan sayuran yang satu ini. Mentimun biasa dijadikan lalapan, salad, jus ataupun minuman segar di hari yang panas.   Mentimun disebut makanan sehat, karena rendah kalori ini mengandung banyak nutrisi, air dan elektrolit.

Tak hanya itu, tanaman yang dipercaya berasal dari India ini tergolong mudah dibudi-dayakan. Di Indonesia, mentimun hampir bisa didapatkan sepanjang tahun. Seperti halnya anggota famili labu-labuan lainnya, mentimun juga sebaiknya dipanen saat menjelang matang. Pada tahap ini, mentimun akan berasa manis, bertekstur renyah plus rasa yang unik.


Secara umum, buah mentimun memiliki kulit gelap-hijau, renyah dagingnya dan kaya air. Sedangkan kandungan nutrisi terkonsentrasi pada intinya. Dan berikut, sederet alasan untuk sering mengonsumsi mentimun.

1. Rendah kalori
Mentimun mengandung 15 kalori per 100 gram. Mentimun tidak mengandung lemak jenuh ataupun kolesterol. Kulit mentimun adalah sumber serat yang membantu mengurangi sembelit, dan mencegah kanker usus besar dengan melarutkan senyawa beracun dari usus.

2. Kaya kalium dan elektrolit intraselular penting lainnya
Setiap  100 gram  mentimun mengandung 147 mg potasium, dan (hanya) 2 mg natrium. Kalium adalah elektrolit yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan bagus untuk jantung.

3. Mengandung anti-oksidan
Mentimun mengandung anti-oksidan seperti ß-karoten dan a-karoten, vitamin-C, vitamin-A, zea-xanthin dan lutein dalam rasio moderat. Senyawa ini bisa bertindak sebagai pelindung terhadap radikal bebas yang  bisa mempercepat penuaan.

4. Bersifat diuretik ringan
Ini berkat kandungan airnya yang tinggi, dan kalium dan kadar natrium yang rendah. Sehingga mentimun membantu mengatur berat badan dan mencegah tekanan darah tinggi.

5. Banyak mengandung vitamin K
Setiap 100 gram mentimun mengandung sekitar 17 mg vitamin K yang memiliki peran penting bagi kekuatan tulang dengan mempromosikan pembentukan massa tulang. Vitmain K juga terbukti membantu membatasi kerusakan saraf sehingga bagus untuk penderita Alzheimer. (nutritionandyou.com)

Tidak ada komentar: