Sabtu, 30 Januari 2016

Bunga Pukul Sembilan

Bunga pukul sembilan sangat unik, tidak seperti bunga lainnya. Ia mekar hanya beberapa jam saja pada pagi hari. Hanya sebentar, antara pukul 08.00 hingga 10.00. Disebut bunga pukul sembilan karena setiap jam sembilan pagi ia pasti berbunga.
Walau hanya mempunyai waktu yang pendek untuk berbunga, ia rajin sekali berbunga. Ia memberikan secara optimal dari apa yang ia dapat persembahkan.  Yang dipercayakan padanya ia lakukan  dengan baik. Ia tidak mengeluh mengapa waktu berbunganya hanya dua jam. Ia tidak putus asa, ia tidak merasa iri dengan waktu bunga yang lain yang lebih panjang ketika berbunga.

Bunga ini bisa menjadi sumber inspirasi kita untuk belajar banyak hal. Antara lain, mensyukuri tentang apa yang ada dan dipercayakan kepada kita. Rasa syukur ini penting karena hanya dengan rasa syukur kita bisa mempunyai pandangan positif. Semua disyukuri dengan hati yang gembira tanpa merasa kurang, tanpa iri dengan yang lain, dan tanpa keluh kesah.  Banyak orang terjebak dalam kehidupannya karena tidak memiliki rasa syukur dengan apa yang ada padanya hingga kehidupannya penuh masalah dan menjadi kompleks sekali.
Inspirasi lainnya, memberikan yang terbaik dalam keterbatasan kita. Bunga ini punya keterbatasan waktu. Hanya dua jam ia berbunga, namun ia setia berbunga setiap pagi. Memberikan keindahan pada dunia ini. Jika kita terbatas, belajarlah dari bunga ini untuk terus setia memberikan yang terbaik tanpa merasa iri dengan yang lain ataupun merasa diperlakukan tidak adil. Banyak orang terus mengejar untuk mendapatkan lebih dalam kehidupannya dan lupa untuk memberikan yang terbaik dari keterbatasannya.
Setiap pagi bunga ini menyapa kita bahwa hidup ini perlu disyukuri dan dimaknai dengan hal-hal yang baik agar kita bisa menyumbang keindahan pada dunia ini. Sekecil apa pun, berikanlah yang terbaik! Itu tidak hanya menyukakan hati orang lain, namun hati kita juga. Sukacita dan keindahan itu akan datang ketika kita mau hidup dengan rasa syukur dan mau memberikan yang terbaik bagi sesama.\

sumber : http://www.satuharapan.com/read-detail/read/bunga-pukul-sembilan

Tidak ada komentar: