Dua aspek
utama dalam pembelajaran STEM adalah proses sains dan desain proses enjiniring
yang keduanya sangat berkaitan untuk mendukung pembelajaran. Proses sains
merupakan proses berjenjang yang terdiri dari 5 tahapan utama, yaitu:
1.Mengemukakan pertanyaan atau melakukan
pengamatan.
STEM sudah menjadi sebuah keharusan dalam
mempersiapkan anak didik menghadapi dunia nyata yang penuh masalah agar
siap dalam persaingan global. Sebab, Science, technology, engineering,
and mathematics adalah mata pelajaran yang saling berkaitan dalam
kehidupan nyata manusia.
Saat ini Indonesia sedang bersemangat menggagas
pendidikan yang mengembangkan model pembelajaran STEM (science,
technology, engineering and math). Gagasan ini muncul karena dari tahun
ke tahun pencapaian skor tes anak-anak pada pelajaran matematika dan
sains terus mengalami kemerosotan. Jika hal itu terus berlanjut, masa
depan Indonesia sedang dipertaruhkan, mengingat bahwa sains dan
teknologi berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta turut
memberi sumbangsih dalam menciptakan peradapan dunia.