Senin, 10 November 2014

Rokok Menthol Lebih Berbahaya dari Rokok Biasa

Lebih ringan tapi justru membuat Anda jadi lebih banyak merokok.


Dengan rasa yang berbeda, rokok mentol memang jauh lebih ringan ketimbang rokok biasa. Namun, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa rokok menthol lebih berbahaya daripada rokok biasa.

Penelitian menunjukkan bahwa perokok mentol lebih mungkin untuk mengalami masalah paru-paru.

Tak hanya itu, perokok mentol juga lebih berisiko dirawat di rumah sakit karena penyakit paru-paru yang lebih serius dibandingkan dengan perokok biasa. Salah satu alasannya adalah kesulitan bernafas dan penumpukan lendir di saluran pencernaan.


Hasil ini diperoleh setelah peneliti mengamati dan menemukan bahwa perokok mentol yang masih muda di Kanada merokok dua kali lebih banyak dibandingkan dengan perokok reguler. Jika perokok merokok rata-rata 26 batang rokok per minggu, perokok mentol merokok hingga 43 batang rokok per minggu.

Dalam studi ini, peneliti mengamati 3.758 perokok rokok mentol dan 1.941 perokok berusia 45 hingga 80 tahun. Perokok mentol biasanya muda. Dalam observasi awal, perokok mentol memiliki risiko lebih rendah dari penyakit pernapasan dan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan batuk kronis atau penumpukan lendir di saluran pernapasan.

Meski begitu, ternyata dalam studi 18 bulan perokok mentol memiliki kesehatan paru-paru lebih rendah daripada perokok biasa. Mereka memiliki kesulitan berjalan selama enam menit dan lebih mungkin mengalami sesak napas dan kesulitan bernapas dibandingkan dengan perokok reguler.

Bahkan setelah para peneliti menghitung faktor-faktor lain seperti usia dan riwayat penyakit, perokok mentol masih memiliki risiko 29 persen lebih tinggi untuk penyakit paru-paru dibandingkan dengan perokok non-mentol.

Tidak ada komentar: